SMP Kelas VIII SEMESTER 1
SK 4: Memahami kegiatan pelaku ekonomi dimasyarakat
KD1: Mendeskripsikan hubungan antara kelangkaan sumber daya dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas
IP1: Mendeskripsikan arti kelangkaan dan faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan
PM: Pengertian kelangkaan (scarcity)
Kelangkaan adalah suatu kondisi atau keadaan dimana barang atau jasa yang kita butuhkan tidak tersedia atau jumlahnya lebih sedikit dari jumlah yang dibutuhkan serta sulit untuk memperolehnya.
Faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan
Faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan yaitu:
1. Alat pemuas kebutuhan jumlahnya terbatas, banyak yang membutuhkan dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis
2. Alat pemuas kebutuhan sukar untuk diperoleh, lokasinya jauh dan harus dengan mengeluarkan suatu pengorbanan tertentu
3. Ulah manusia yang tidak bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam
4. Pengambilan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan sehingga terjadi pemborosan
5. Kebutuhan manusia yang semakin bertambah seiring dengan jumlah manusia yang juga terus bertambah
IP2: Mengidentifikasi usaha-usaha manusia dalam mengatasi kelangkaan dan memanfaatkan sumber daya yang langka untuk berbagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan
PM: Usaha-usaha manusia dalam mengatasi kelangkaan dan memanfaatkan sumber daya dalam memenuhi kebutuhan
Usaha-usaha manusia dalam mengatasi kelangkaan dan memanfaatkan sumber daya dalam memenuhi kebutuhan antara lain:
1. Menentukan skala prioritas kebutuhan
2. Memanfaatkan sumber daya alam secara efisien dan efektif serta menggali yang belum terangkat
3. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia
4. Mengelola dan mendayagunakan sumber daya modal secara tepat guna, rasional (penuh perhitungan dan cermat), arif dan bijaksana
IP3: Mengidentifikasi arti dan jenis kebutuhan
PM: Pengertian kebutuhan manusia
Kebutuhan manusia adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia dan harus dipenuhi agar dapat agar dapat hidup layak
Pengelompokan macam-macam kebutuhan manusia
Pengelompokan macam-macam kebutuhan manusia yaitu:
1. Kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingan (kebutuhan primer, sekunder dan tersier)
2. Kebutuhan berdasarkan waktu pemenuhan (kebutuhan masa kini dan masa datang)
3. Kebutuhan berdasarkan sifat (kebutuhan jasmaniah dan rohaniah)
4. Kebutuhan berdasarkan subjek (kebutuhan pribadi dan social)
IP4: Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kebutuhan manusia beraneka ragam
PM: Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia yang beraneka ragam
Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia yang beraneka ragam yaitu:
1. Sifat manusia yang tidak pernah puas
2. Pertambahan jumlah penduduk
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
4. Perubahan taraf hidup yang semakin meningkat
5. Kebudayaan dan peradaban manusia yang semakin maju
6. Semakin mudahnya transportasi
IP5: Menjelaskan pengertian skala prioritas dan menyusun skala prioritas kebutuhan manusia pada umumnya
PM: Pengertian skala prioritas
Skala prioritas kebutuhan adalah suatu daftar tentang berbagai macam kebutuhan hidup yang disusun berdasarkan kepentingannya, dari yang paling penting dan mendesak, dapat ditunda pemenuhannya hingga tak perlu ditunda
Contoh penyusunan skala prioritas kebutuhan manusia
Contoh penyusunan skala prioritas kebutuhan manusia yaitu:
Misalnya seorang petani memiliki berbagai macam kebutuhan untuk dapat mengolah usaha pertaniannya. Agar petani tersebut dapat memenuhi segala macam kebutuhan yang diperlukan, sebaiknya petani tersebut menyusun skala prioritas kebutuhan.
Daftar jenis kebutuhan petani:
1. Upah
2. Pupuk
3. Perluasan lahan
4. Alat pertanian
5. Obat-obatan
6. Bibit unggul
Daftar urutan kebutuhan petani setelah diurutkan berdasarkan kepentingannya (daftar skala prioritas petani):
1) Alat pertanian
2) Bibit unggul
3) Pupuk
4) Obat-obatan
5) Upah
6) Perluasan lahan
IP6: Mengidentifikasi arti dan macam-macam alat pemenuhan kebutuhan
PM: Pengertian alat pemenuh/ pemuas kebutuhan
Pengertian alat pemenuh/ pemuas kebutuhan adalah barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia
Macam-macam alat pemenuh/ pemuas kebutuhan
Macam-macam alat pemenuh/ pemuas kebutuhan yaitu:
1. Alat pemuas kebutuhan menurut wujudnya (barang berwujud dan barang tidak berwujud)
2. Alat pemuas kebutuhan menurut kelangkaannya (barang bebas dan barang ekonomi)
3. Alat pemuas kebutuhan menurut hubungannya dengan barang lain (barang substitusi dan barang komplementer)
4. Alat pemuas kebutuhan menurut sifatnya (barang bergerak dan barang tidak bergerak atau tetap)
5. Alat pemuas kebutuhan menurut tujuan penggunaannya (barang konsumsi dan barang modal)
KD2: Mendistribusikan pelaku ekonomi rumah tangga, masyarakat, perusahaan, koperasi dan negara
IP1: Menggolongkan pelaku ekonomi utama dalam perekonomian Indonesia
PM: Pelaku kegiatan perekonomian di Indonesia
Para pelaku kegiatan perekonomian di Indonesia yaitu:
1. Rumah tangga (rumah tangga sebagai konsumen dan rumah tangga sebagai produsen dan distributor)
2. Masyarakat (masyarakat sebagai konsumen, produsen dan distributor)
3. Perusahaan (perusahaan sebagai produsen, konsumen dan distributor)
4. Koperasi (koperasi sebagai konsumen, produsen dan distributor)
5. Negara (Negara sebagai konsumen, produsen dan distributor), selain sebagai pelaku kegiatan ekonomi Negara juga berperan sebagai pengatur kegiatan ekonomi
IP2: Mengidentifikasi peranan dan tujuan keberadaan tiga sector usaha formal (BUMN, BUMS dan Koperasi)
PM: Peranan BUMN, BUMS dan Koperasi
Peranan BUMN, BUMS dan Koperasi yaitu:
1. Peran BUMN
a. Melaksanakan amanat pasal 33 UUD 1945
b. Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan baik
c. Mencegah timbulnya monopoli swasta
d. Melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang tidak diminati oleh pihak swasta dan koperasi
2. Peran BUMS
a. Membantu pemerintah dalam mengelola dan mengusahakan kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi
b. Membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan negara
c. Membantu pemerintah dalam usaha meningkatkan devisa non-migas
d. Mitra pemerintah dalam rangka mengelola sumber daya alam dan sumber daya lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
e. Menyediakan kesempatan kerja untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan
3. Peran Koperasi
a. Alat pendemokrasi ekonomi
b. Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat
c. Membantu pemerintah mengelola cabang-cabang produksi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak
d. Sebagai soko guru perekonomian nasional Indonesia
e. Membantu pemerintah dalam meletakkan fondasi perekonomian nasional yang kuat dengan menjalankan prinsip-prinsip koperasi Indonesia
Tujuan BUMN, BUMS dan Koperasi
Tujuan BUMN, BUMS dan Koperasi adalah:
1) Memperkokoh usaha pokok
2) Mempertajam daya saing
3) Meningkatkan nilai tambah/ keuntungan
4) Menambah manfaat yang lebih baik
5) Menciptakan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia
6) Untuk memajukan perkonomian Indonesia
7) Untuk mengembangkan usaha agar dapat tumbuh dengan baik
IP3: Mengidentifikasi pokok-pokok perkoperasian di Indonesia (pengertian, landasan, azas, sejarah, keanggotaannya, sumber modal, prinsip-prinsip)
PM: Pengertian koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan (UU No. 25 tahun 1992).
Landasan koperasi
Landasan hukum koperasi adalah Pancasila sebagai landasan idiil dan UUD 1945 (hasil amandemen) sebagai landasan konstitusionalnya, terutama pasal 33 UUD 1945 yang merupakan landasan pokok berdirinya koperasi Indonesia
Azas koperasi
Koperasi Indonesia berdasarkan pada pasal 33 UUD 1945, dalam melakukan kegiatannya koperasi Indonesia berasaskan pada prinsip kekeluargaan
Sejarah koperasi
Koperasi di Indonesia mulai dirintis pada tahun 1896 oleh seorang patih purwokerto yang bernama Raden Aria Wirjaatmadja yang mendirikan sebuah usaha simpan pinjam dengan tujuan memberikan kredit kepada pegawai negeri pribumi agar mereka terlepas dari cengkeraman lintah darat yang saat itu merajalela. Usaha simpan pinjam itu diberi nama Hulp En Spaarbank yang artinya bank pertolongan dan simpanan. Pada tahun 1939 telah berdiri sebanyak 1.712 buah koperasi di Indonesia. Tokoh yang sangat berjasa dalam memajukan koperasi adalah Drs. Moh. Hatta. Atas jasa-jasanya pada kongres koperasi kedua tahun 1953 beliau ditetapkan sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Keanggotaan koperasi
Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka, seluruh warga negara Indonesia dapat menjadi anggota koperasi.
Sumber modal koperasi
Sumber modal koperasi ada dua yaitu modal sendiri dan modal pinjaman.
Modal sendiri meliputi sumber modal sebagai berikut:
1. Simpanan Pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota
2. Simpanan Wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi
3. Simpanan khusus/ lain-lain misalnya: Simpanan sukarela (simpanan yang dapat diambil kapan saja), Simpanan Qurba, dan Deposito Berjangka
4. Dana Cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil Usaha, yang dimaksudkan untuk pemupukan modal sendiri, pembagian kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi, dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.
5. Hibah adalah sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah/ pemberian dan tidak mengikat
Sedangkan modal pinjaman koperasi berasal dari pihak-pihak sebagai berikut:
1) Anggota dan calon anggota
2) Koperasi lainnya dan/ atau anggotanya yang didasari dengan perjanjian kerjasama antarkoperasi
3) Bank dan Lembaga keuangan bukan bank atau lembaga keuangan lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku
4) Penerbitan obligasi dan surat utang lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
5) Sumber lain yang sah
Prinsip-prinsip koperasi
Prinsip-prinsip koperasi merupakan ciri utama atau jati diri koperasi yang merupakan pedoman dalam menjalankan aktivitas koperasi, dirumuskan dalam undang-undang perkoperasian yang selanjutnya dijabarkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga atau aturan khusus lainnya.
Menuruut UU No. 25 tahun 1992 pasal 5 prinsip-prinsip koperasi Indonesia terdiri dari:
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota
4. Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
IP4: Mengidentifikasi tentang cara pendirian, tujuan, peranan, ciri-ciri, mafaat, RAT, cara pembagian SHU, pembubaran dan jenis-jenis koperasi)
PM: Cara pendirian koperasi
Untuk dapat menjalankan usaha dengan baik sebuah koperasi harus memiliki perangkat organisasi yang mampu mendukung kegiatannya. Menurut UU No. 25 tahun 1992 perangkat organisasi koperasi terdiri dari 3 poin yaitu sebagai berikut:
1. Rapat anggota
2. Pengurus
3. Badan pengawas
Tujuan koperasi
Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
Peranan koperasi
Peran Koperasi antara lain:
a. Alat pendemokrasi ekonomi
b. Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat
c. Membantu pemerintah mengelola cabang-cabang produksi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak
d. Sebagai soko guru perekonomian nasional Indonesia
e. Membantu pemerintah dalam meletakkan fondasi perekonomian nasional yang kuat dengan menjalankan prinsip-prinsip koperasi Indonesia
Ciri-ciri koperasi
Ciri-ciri koperasi yaitu:
1. Dilihat dari pelakunya:
Koperasi adalah organisasi ekonomi yang beranggotakan orang-orang yang pada umumnya memiliki kemampuan ekonomi terbatas dan mereka secara sukarela menyatukan dirinya didalam koperasi sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka
2. Dilihat dari tujuannya:
Tujuan usaha Koperasi pada dasarnya adalah untuk memperjuangkan kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya. Misalnya: tujuan koperasi konsumsi adalah menyediakan bahan kebutuhan pokok para anggotanya agar mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau
Manfaat koperasi
Manfaat koperasi yaitu:
1. Memberikan kemudahan dan pelayanan yang baik kepada para anggotanya
2. Sarana pengembangan potensi dan kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota
3. Meningkatkan kualitas kehidupan anggotanya
4. Memperkokoh perekonomian rakyat
Rapat Anggota Tahunan (RAT)
Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Oleh karena itu, rapat anggota harus dilaksanakan paling sedikit sekali dalam setahun dan dihadiri minimal setengah ditambah satu dari jumlah anggota.
Cara pembagian SHU
Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota. SHU yang diperoleh dalam satu tahun dialokasikan untuk beberapa pos yang diatur dan ditetapkan dalam anggaran dasar koperasi.
Pembubaran koperasi
Koperasi dapat dibubarkan oleh pemerintah apabila:
1. Koperasi tidak memenuhi ketentuan dalam UU No.25 Tahun 1992 tentang perkoperasian dan atau tidak melaksanakan ketentuan dalam anggaran dasar koperasi yang bersangkutan.
2. Kegiatan koperasi bertentangan dengan ketertiban umum dan atau kesusilaan yang dinyatakan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekukatan hokum yang pasti.
3. Koperasi dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang pasti
4. Koperasi tidak melakukan kegiatan usahanya secara nyata selama dua tahun berturut-turut terhitung sejak tanggal pengesahan akta pendirian
Jenis-jenis koperasi
Jenis-jenis koperasi yaitu:
1. Menurut jumlah lapangan usahanya (koperasi yang mempunyai satu bidang usaha dan koperasi yang mempunyai beberapa macam bidang usaha)
2. Menurut jenis usahanya (koperasi konsumsi, kredit/ simpan pinjam, produksi dan koperasi serba usaha)
3. Menurut tingkatannya (koperasi primer, pusat koperasi, gabungan koperasi dan induk koperasi)
4. Menurut lingkungannya (koperasi funsional, unit desa dan koperasi sekolah)
IP5: Mampu menampilkan simulasi dalam tata cara pendirian koperasi
PM: Contoh pelaksanaan simulasi dalam tata cara pendirian koperasi
Melakukan praktek simulasi rapat dalam kegiatan berkoperasi atau dapat dilakukan dengan melihat video pelaksanaan pembentukan koperasi.
KD3: Mengidentifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat
IP1: Menjelaskan pengertian, fungsi dan peranan pasar bagi masyarakat
PM: Pengertian pasar
Pasar adalah sarana bertemunya pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli.
Fungsi dan peranan pasar bagi masyarakat
Fungsi pasar adalah sebagai berikut:
1. Fungsi distribusi
2. Fungsi pembentukan harga
3. Fungsi promosi
Peranan pasar bagi masyarakat yaitu:
1) Untuk mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan (bagi konsumen)
2) Untuk memperlancar dalam memasarkan barang (bagi produsen)
3) Membantu menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan (bagi pemerintah)
IP2: Mengidentifikasi syarat-syarat terjadinya pasar
PM: Syarat-syarat terjadinya pasar
Syarat-syarat terjadinya pasar adalah sebagai berikut:
1. Adanya penjual
2. Adanya pembeli
3. Tersedia komoditas yang diperjualbelikan
4. Terjadinya kesepakatan harga atas barang yang diperjualbelikan (antara penjual dan pembeli)
IP3: Mengklasifikasi macam-macam pasar beserta contohnya masing-masing
PM: Macam-macam pasar dan contohnya
Macam-macam pasar yaitu:
1. Berdasarkan sifat/ wujud barang dan cara penyerahannya (pasar konkret dan pasar abstrak), contohnya: pasar konkret (supermarket/ mal), pasar abstrak (penjualan jasa asuransi)
2. Berdasarkan luas wilayah kegiatannya (pasar lokal, pasar nasional, pasar regional dan pasar internasional), contohnya: pasar lokal (pasar batik), pasar nasional (pasar tenaga kerja), pasar regional (pasar beras), pasar internasional (pasar kopi)
3. Berdasarkan organisasi pasar (pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna), contohnya: pasar persaingan sempurna (pasar buku), pasar persaingan tidak sempurna (pasar monopoli)
4. Berdasarkan waktu penyelenggaraannya (pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan dan pasar tahunan), contohnya: pasar harian (pasar klewer), pasar mingguan (pasar minggu), pasar bulanan (pasar hasil seni), pasar tahunan (Pekan Raya Jakarta)
5. Berdasarkan jenis barang yang diperjualbelikan (pasar barang konsumsi dan pasar barang produksi), contohnya: pasar barang konsumsi (pasar ikan), pasar barang produksi (pasar tenaga kerja/ pasar modal)
IP4: Mengidentifikasi ciri-ciri pasar konkrit dan pasar abstrak serta menyebutkan contoh-contohnya
PM: Pengertian pasar konkrit dan pasar abstrak
Pasar konkrit adalah pasar dimana barang yang diperjualbelikan benar-benar ada dan penjual dengan pembeli bertemu secara langsung.
Pasar abstrak adalah pasar dimana penjual dan pembeli tidak harus bertemu secara langsung (dilakukan melalui hubungan jarak jauh) dalam rangka mencapai kesepakatan harga dan jenis barang yang diperjualbelikan tersebut hanya berupa brosur atau foto saja.
Ciri-ciri pasar konkrit dan pasar abstrak
Ciri-ciri pasar konkrit adalah:
1. Barang yang diperjualbelikan benar-benar nyata/ ada
2. Penjual dan pembeli bertemu secara langsung
3. Transaksi dilakukan secara tunai
4. Barang dapat dibawa/ diambil pada saat itu juga
Ciri-ciri pasar abstrak adalah:
1) Barang yang diperjualbelikan tidak tersedia/ hanya contoh
2) Transaksi dilakukan dalam partai besar
3) Penjual dan pembeli berada ditempat yang berbeda dan berjauhan jaraknya
4) Transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya
Contoh pasar konkrit dan pasar abstrak
Contoh pasar konkrit yaitu: pedagang asongan, warung kelontong, toko, mal dll.
Contoh pasar abstrak yaitu: pasar uang, bursa tenaga kerja dll.
IP5: Mendemonstrasikan kegiatan jual beli di suatu pasar
PM: Contoh pelaksanaan aktivitas jual beli di pasar (bisa juga dengan simulasi)
Melakukan simulasi kegiatan jual beli antara pembeli dan penjual secara sederhana dikelas atau kantin sekolah.
Apabila dimungkinkan bisa dilakukan pengamatan secara langsung dipasar tradisional.
Kamis, 22 Juli 2010
Pokok Materi dan Uraian Materi SMP VII IC
SMP Kelas VII SEMESTER 1
SK 3: Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan
KD 1. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan
IP 1: Mendeskripsikan hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
PM:
1. Hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
UM: Manusia adalah individu yang unik yang memiliki kemampuan dan kebutuhan yang berbeda-beda.
Manusia dikodratkan sebagai mekhluk individu dan sosial sekaligus sebagai makhluk ekonomi yang memerlukan orang lain.
2. Manusia sebagai homo sosialis atau makhluk sosial tergantung pada manusia lain
UM: Manusia sebagai homo sosialis adalah manusia yang tindakan hidupnya lebih bermakna social daripada individual.
Manusia tergantung pada orang lain dan memiliki naluri untuk selalu hidup dengan orang lain (gregariousness)
3. Manusia sebagai homo economicus atau makhluk ekonomi memiliki keinginan yang bermacam-macam
UM: Keinginan manusia bermacam-macam jenisnya dan jumlahnya adalah tidak terbatas. Ketika keinginan satu terpenuhi maka akan muncul keinginan yang lainya dan begitu seterusnya sehingga tidak semua keinginan kita dapat terpenuhi.
Keinginan manusia yang harus dipenuhi agar seseorang menjadi layak hidupnya disebut dengan kebutuhan.
Dalam ilmu ekonomi manusia dianggap selalu ingin mencapai kepuasan yang maksimal dengan uang yang dimilikinya.
Sebagai homo economicus, manusia selalu dianggap bertindak secara rasional, memiliki informasi yang lengkap mengenai kehidupan dirinya sendiri dan selalu mengoptimalkan tujuan dalam perilaku ekonomi sehari-hari.
IP 2: Mengidentifikasi makna manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral
PM:
1. Pengertian manusia sebagai makhluk sosial
UM: Manusia sebagai makhluk sosial yaitu bahwa manusia sebagai makhluk yang membutuhkan kawan (socius) dalam memenuhi kebutuhan hidup dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Manusia sebagai makhluk sosial pada hakikatnya merupakan perwujudan dari naluri manusia sebagai makhluk individu.
Sebagai individu manusia memiliki 3 naluri yaitu:
1. naluri untuk mempertahankan hidup
2. naluri untuk mempertahankan keturunan
3. naluri ingin tahu dan mencari kepuasan
2. Pengertian manusia sebagai makhluk ekonomi
UM: Manusia sebagai makhluk ekonomi adalah makhluk yang selalu mempertimbangkan manfaat dan pengorbanan dari tindakan yang dilakukannya serta tidak pernah merasa puas.
Manusia tidak pernah puas terbukti bahwa setelah kebutuhan yang satu terpenuhi maka akan muncul kebutuhan yang lain.
Sebagai makhluk ekonomi harus bisa memilah dan memilih mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta selalu berpegang teguh pada norma-norma yang berlaku, baik norma agama, norma hukum maupun norma adat.
IP 3: Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral
PM:
1. Ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial
UM: Ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial adalah:
a. Manusia tidak bisa hidup sendiri tetapi membutuhkan orang lain/ tergantung pada manusia lain
b. Memiliki naluri untuk selalu hidup dengan orang lain
2. Ciri-ciri manusia sebagai makhluk ekonomi
UM: Ciri-ciri manusia sebagai makhluk ekonomi adalah:
a. Memiliki keinginan yang bermacam-macam
b. Memiliki keinginan yang jumlahnya tidak terbatas
c. Memiliki pemikiran yang rasional
d. Manusia memiliki sifat yang tidak pernah merasa puas
IP 4: Mewujudkan hubungan yang harmonis antar manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
PM:
1. Sikap-sikap yang mencerminkan adanya hubungan yang selaras antara manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi
UM: Manusia tidak akan bisa hidup seorang diri, manusia selalu membutuhkan bantuan dan kerjasama dari orang lain dalam masyarakat. Manusia adalah kawan bagi sesama (homo homini lupus). Agar terjadi kerjasama yang harmonis diantara sesama manusia maka harus ada kepedulian dalam setiap diri manusia untuk melakukan hubungan yang selaras antara manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai makhluk ekonomi.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhannya
UM: Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia yaitu:
a. Faktor ekonomi, yaitu kondisi ekonomi sangat mempengaruhi jenis kebutuhan dan cara memenuhi kebutuhan sesorang (kaya atau miskin)
b. Faktor lingkungan sosial dan budaya, kondisi lingkungan suatu daerah mempengaruhi cara hidup dan kebutuhan manusia yang tinggal didalamnya.
c. Faktor fisik, manusia diciptakan dalam bentuk fisik yang berbeda-beda, ada laki-laki dan permpuan, ada yang berpostur tubuh kecil dan pendek, ada juga yang tinggi dan besar. Perbedaan kondisi fisik ini membuat kebutuhan setiap individu berbeda-beda/ beraneka ragam dan tidak terbatas.
d. Faktor pendidikan, tinggi rendahnya tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi jenis dan jumlah kebutuhan. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin banyak juga biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan.
3. Perilaku manusia dalam pemanfaatan sumber daya untuk kebutuhan hidupnya
UM: Pemanfaatan sumber daya dilakukan dalam bentuk kepedulian yang mencerminkan adanya hubungan yang selaras antara manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi.
Bentuk kepedulian itu antara lain diwujudkan dalam perilaku sebagai berikut:
a. Mengembangkan sikap saling menghormati terhadap hak dan kewajiban
b. Selalu berusaha menjaga dan memupuk harga diri
c. Mengembangkan sikap bahu membahu dalam membangun dan mencapai tujuan bersama tanpa mengesampingkan norma-norma yang berlaku
d. Saling berbagi ilmu dan pengetahuan demi kemajuan bersama
e. Menerapkan sikap tolong menolong dalam melakukan kegiatan sehari-hari
Berdasarkan tujuannya pemanfaatan sumber daya ada tiga macam yaitu:
a) Pemanfaatan sumber daya yang saling menguntungkan
b) Pemanfaatan sumber daya untuk kepentingan bersama
c) Pemanfaatan sumber daya dengan salling menghormati dan tidak memaksakan kehendak
4. Pentingnya keseimbangan peran makhluk ekonomi dan sosial
UM: Manusia dituntut untuk menggabungkan antara perannya sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Manusia tidak bisa hannya memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan orang lain, karena ia akan memperoleh penolakan dari orang lain apabila ia tidak mau memperdulikan orang lain.
KD 2. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari
IP 1: Mendeskripsikan perilaku manusia dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
PM:
1. Pengertian tindakan ekonomi/ perilaku manusia
UM: Tindakan ekonomi dapat juga disebut kegiatan ekonomi, yaitu segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia dalam upaya untuk memenuhi kebutuhannya.
Tindakan atau kegiatan ekonomi dikelompokkan menjadi tiga kegiatan pokok yaitu:
a. Kegiatan produksi
b. Kegiatan distribusi
c. Kegiatan konsumsi
2. Contoh tindakan ekonomi
Contoh tindakan ekonomi yaitu misalnya seorang ibu-ibu yang membuat makanan untuk dijual (kegiatan produksi)
IP 2: Mendeskripsikan berbagai tindakan ekonomi rasional yang dilakukan manusia
PM:
1. Pengertian tindakan ekonomi rasional
UM: Tindakan ekonomi rasional adalah setiap tindakan yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan
2. Contoh tindakan ekonomi rasional
Contohnya yaitu: Membeli baju seragam yang sudah jadi karena lebih murah jika dibandingkan dengan apabila membuat sendiri
3. Pengertian tindakan ekonomi irasional
UM: Tindakan ekonomi irasional adalah setiap tindakan menurut perkiraan menguntungkan tetapi kenyataannya tidak menguntungkan.
4. Contoh tindakan ekonomi irasional
Contohnya: Ibu membeli beras dipasar yang jaraknya lebih jauh dengan alasan harga berasnya lebih murah, padahal jika dihitung total ongkos yang dikeluarkan adalah sama atau bahkan lebih mahal.
IP 3: Mendefinisikan pengertian motif dan prinsip ekonomi
PM:
1. Pengertian motif ekonomi
UM: Motif ekonomi adalah tujuan seseorang melakukan tindakan ekonomi yang selalu memperhitungkan untung dan rugi yaitu semua keinginan yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Atau dengan pengertian lain motif ekonomi adalah suatu daya atau kekuatan yang mampu mendorong atau menggerakkan orang untuk melakukan suatu tindakan atau kegiatan ekonomi.
2. Pengertian prinsip ekonomi
UM: Prinsip ekonomi adalah pedoman melakukan tindakan ekonomi dimana di dalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal atau dengan pengorbanan sekecil-kecilnya diperoleh hasil tertentu.
IP 4: Mengidentifikasi macam-macam motif dan prinsip ekonomi
PM:
1. Macam-macam motif ekonomi
UM: Ada dua macam motif ekonomi yaitu:
a. Motif intrinsik, yaitu keinginan untuk memperoleh barang atau jasa atas kesadaran sendiri.
b. Motif ekstrinsik, yaitu keinginan untuk memperoleh barang dan jasa karena dorongan orang lain atau pihak lain.
Macam-macam motif ekonomi yang mendasari berbagai aktivitas manusia yaitu:
a) Motif memenuhi kebutuhan sendiri
b) Motif memperoleh keuntungan
c) Motif memperoleh penghargaan
d) Motif memperoleh kekuasaan
e) Motif sosial atau menolong sesame
Selain itu ada tiga motif dasar yaitu:
1) Motif kegiatan produksi
2) Motif kegiatan konsumsi
3) Motif kegiatan distribusi
Dari ketiga motif dasar itu kemudian muncul motif-motif lain yaitu:
• Motif ingin memperoleh laba
• Motif ingin memperoleh penghargaan masyarakat
• Motif ingin membantu sesame manusia
• Motif ingin memperoleh kedudukan
2. Macam-macam motif nonekonomi
UM: Motif nonekonomi adalah tujuan seseorang melakukan tindakan ekonomi yang tidak memperhitungkan untung dan rugi.
Macam-macam tindakan ekonomi yang didasari motif nonekonomi yaitu:
a. Karena tersanjung/ ingin dipuji
b. Karena baru mendapatkan arisan/ hadiah
c. Untuk menunjukkan kekayaan
3. Penerapan prinsip ekonomi
a. Penerapan prinsip ekonomi untuk produsen, yaitu dengan modal yang ada berusahah untuk memperoleh keuntungan yang maksimal atau untuk memperoleh keuntungan tertentu dengan modal yang minimal.
b. Penerapan prinsip ekonomi untuk konsumen, yaitu dengan anggaran yang tersedia berusaha untuk mencapai kepuasan yang maksimal atau untuk mencapai kepuasan tertentu berusaha dengan anggaran yang sekecil mungkin.
IP 5: Mengaplikasikan kegiatan/ tindakan ekonomi sehari-hari berdasar motif dan prinsip ekonomi
PM:
1. Motif ekonomi dari suatu tindakan ekonomi
Motif ekonomi tidak hanya mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, tetapi juga mendorong manusia untuk mencapai keinginan lainnya misalnya untuk memenuhi kebutuhan, memperoleh keuntungan, memperoleh penghargaan, memperoleh kekuasaan, motif sosial atau untuk menolong sesama.
2. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi
Dalam kegiatan konsumsi, penerapan prinsip ekonomi didorong oleh keinginan mendapatkan kepuasan maksimum atas barang dan jasa yang dimanfaatkan.
3. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi didorong oleh keinginan untuk menghasilkan barang atau jasa sebanyak-banyaknya dari sumber daya yang dimanfaatkan.
4. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan perdagangan
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan perdagangan didorong oleh keinginan mendapatkan keuntungan yangn maksimal dari kegiatan jual beli barang produksi.
IP 6: Mengidentifikasi manfaat/ pentingnya prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
PM:
Manfaat penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
1. Bagi produsen:
a. Dengan modal tertentu ia bisa mencapai keuntungan maksimal atau jika terpaksa harus menderita kerugian, kerugiannya bisa ditekan seminimal mungkin
b. Dengan dana tertentu ia bisa memproduksi barang/ jasa maksimal karena tepat dalam penggunaannya
c. Untuk memproduksi sejumlah barang tertentu bisa dengan biaya yang minimal karena tepat penggunaannya dan tidak terjadi pemborosan
2. Bagi konsumen:
a. Dengan uang yang dimiliki ia bisa mencapai tingkat kepuasan yang maksimal karena tepat dalam memilih tempat dan barang-barang apa dalam pembelajaannya
b. Untuk mencapai tingkat kepuasan tertentu ia bisa dengan dana yang minimal karena tepat dalam memilih tempat dan barang-barang apa dalam pembelanjaannya
Contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari:
Misalnya dengan memegang prinsip ekonomi maka membuat skala prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi agar semua kebutuhan relatif dapat terpenuhi dengan bijaksana dengan memperhatikan cost dan benefit atau biaya dan keuntungan.
SK 3: Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan
KD 1. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan
IP 1: Mendeskripsikan hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
PM:
1. Hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
UM: Manusia adalah individu yang unik yang memiliki kemampuan dan kebutuhan yang berbeda-beda.
Manusia dikodratkan sebagai mekhluk individu dan sosial sekaligus sebagai makhluk ekonomi yang memerlukan orang lain.
2. Manusia sebagai homo sosialis atau makhluk sosial tergantung pada manusia lain
UM: Manusia sebagai homo sosialis adalah manusia yang tindakan hidupnya lebih bermakna social daripada individual.
Manusia tergantung pada orang lain dan memiliki naluri untuk selalu hidup dengan orang lain (gregariousness)
3. Manusia sebagai homo economicus atau makhluk ekonomi memiliki keinginan yang bermacam-macam
UM: Keinginan manusia bermacam-macam jenisnya dan jumlahnya adalah tidak terbatas. Ketika keinginan satu terpenuhi maka akan muncul keinginan yang lainya dan begitu seterusnya sehingga tidak semua keinginan kita dapat terpenuhi.
Keinginan manusia yang harus dipenuhi agar seseorang menjadi layak hidupnya disebut dengan kebutuhan.
Dalam ilmu ekonomi manusia dianggap selalu ingin mencapai kepuasan yang maksimal dengan uang yang dimilikinya.
Sebagai homo economicus, manusia selalu dianggap bertindak secara rasional, memiliki informasi yang lengkap mengenai kehidupan dirinya sendiri dan selalu mengoptimalkan tujuan dalam perilaku ekonomi sehari-hari.
IP 2: Mengidentifikasi makna manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral
PM:
1. Pengertian manusia sebagai makhluk sosial
UM: Manusia sebagai makhluk sosial yaitu bahwa manusia sebagai makhluk yang membutuhkan kawan (socius) dalam memenuhi kebutuhan hidup dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Manusia sebagai makhluk sosial pada hakikatnya merupakan perwujudan dari naluri manusia sebagai makhluk individu.
Sebagai individu manusia memiliki 3 naluri yaitu:
1. naluri untuk mempertahankan hidup
2. naluri untuk mempertahankan keturunan
3. naluri ingin tahu dan mencari kepuasan
2. Pengertian manusia sebagai makhluk ekonomi
UM: Manusia sebagai makhluk ekonomi adalah makhluk yang selalu mempertimbangkan manfaat dan pengorbanan dari tindakan yang dilakukannya serta tidak pernah merasa puas.
Manusia tidak pernah puas terbukti bahwa setelah kebutuhan yang satu terpenuhi maka akan muncul kebutuhan yang lain.
Sebagai makhluk ekonomi harus bisa memilah dan memilih mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta selalu berpegang teguh pada norma-norma yang berlaku, baik norma agama, norma hukum maupun norma adat.
IP 3: Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral
PM:
1. Ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial
UM: Ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial adalah:
a. Manusia tidak bisa hidup sendiri tetapi membutuhkan orang lain/ tergantung pada manusia lain
b. Memiliki naluri untuk selalu hidup dengan orang lain
2. Ciri-ciri manusia sebagai makhluk ekonomi
UM: Ciri-ciri manusia sebagai makhluk ekonomi adalah:
a. Memiliki keinginan yang bermacam-macam
b. Memiliki keinginan yang jumlahnya tidak terbatas
c. Memiliki pemikiran yang rasional
d. Manusia memiliki sifat yang tidak pernah merasa puas
IP 4: Mewujudkan hubungan yang harmonis antar manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
PM:
1. Sikap-sikap yang mencerminkan adanya hubungan yang selaras antara manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi
UM: Manusia tidak akan bisa hidup seorang diri, manusia selalu membutuhkan bantuan dan kerjasama dari orang lain dalam masyarakat. Manusia adalah kawan bagi sesama (homo homini lupus). Agar terjadi kerjasama yang harmonis diantara sesama manusia maka harus ada kepedulian dalam setiap diri manusia untuk melakukan hubungan yang selaras antara manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai makhluk ekonomi.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhannya
UM: Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia yaitu:
a. Faktor ekonomi, yaitu kondisi ekonomi sangat mempengaruhi jenis kebutuhan dan cara memenuhi kebutuhan sesorang (kaya atau miskin)
b. Faktor lingkungan sosial dan budaya, kondisi lingkungan suatu daerah mempengaruhi cara hidup dan kebutuhan manusia yang tinggal didalamnya.
c. Faktor fisik, manusia diciptakan dalam bentuk fisik yang berbeda-beda, ada laki-laki dan permpuan, ada yang berpostur tubuh kecil dan pendek, ada juga yang tinggi dan besar. Perbedaan kondisi fisik ini membuat kebutuhan setiap individu berbeda-beda/ beraneka ragam dan tidak terbatas.
d. Faktor pendidikan, tinggi rendahnya tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi jenis dan jumlah kebutuhan. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin banyak juga biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan.
3. Perilaku manusia dalam pemanfaatan sumber daya untuk kebutuhan hidupnya
UM: Pemanfaatan sumber daya dilakukan dalam bentuk kepedulian yang mencerminkan adanya hubungan yang selaras antara manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi.
Bentuk kepedulian itu antara lain diwujudkan dalam perilaku sebagai berikut:
a. Mengembangkan sikap saling menghormati terhadap hak dan kewajiban
b. Selalu berusaha menjaga dan memupuk harga diri
c. Mengembangkan sikap bahu membahu dalam membangun dan mencapai tujuan bersama tanpa mengesampingkan norma-norma yang berlaku
d. Saling berbagi ilmu dan pengetahuan demi kemajuan bersama
e. Menerapkan sikap tolong menolong dalam melakukan kegiatan sehari-hari
Berdasarkan tujuannya pemanfaatan sumber daya ada tiga macam yaitu:
a) Pemanfaatan sumber daya yang saling menguntungkan
b) Pemanfaatan sumber daya untuk kepentingan bersama
c) Pemanfaatan sumber daya dengan salling menghormati dan tidak memaksakan kehendak
4. Pentingnya keseimbangan peran makhluk ekonomi dan sosial
UM: Manusia dituntut untuk menggabungkan antara perannya sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Manusia tidak bisa hannya memikirkan dirinya sendiri tanpa memikirkan orang lain, karena ia akan memperoleh penolakan dari orang lain apabila ia tidak mau memperdulikan orang lain.
KD 2. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari
IP 1: Mendeskripsikan perilaku manusia dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
PM:
1. Pengertian tindakan ekonomi/ perilaku manusia
UM: Tindakan ekonomi dapat juga disebut kegiatan ekonomi, yaitu segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia dalam upaya untuk memenuhi kebutuhannya.
Tindakan atau kegiatan ekonomi dikelompokkan menjadi tiga kegiatan pokok yaitu:
a. Kegiatan produksi
b. Kegiatan distribusi
c. Kegiatan konsumsi
2. Contoh tindakan ekonomi
Contoh tindakan ekonomi yaitu misalnya seorang ibu-ibu yang membuat makanan untuk dijual (kegiatan produksi)
IP 2: Mendeskripsikan berbagai tindakan ekonomi rasional yang dilakukan manusia
PM:
1. Pengertian tindakan ekonomi rasional
UM: Tindakan ekonomi rasional adalah setiap tindakan yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan
2. Contoh tindakan ekonomi rasional
Contohnya yaitu: Membeli baju seragam yang sudah jadi karena lebih murah jika dibandingkan dengan apabila membuat sendiri
3. Pengertian tindakan ekonomi irasional
UM: Tindakan ekonomi irasional adalah setiap tindakan menurut perkiraan menguntungkan tetapi kenyataannya tidak menguntungkan.
4. Contoh tindakan ekonomi irasional
Contohnya: Ibu membeli beras dipasar yang jaraknya lebih jauh dengan alasan harga berasnya lebih murah, padahal jika dihitung total ongkos yang dikeluarkan adalah sama atau bahkan lebih mahal.
IP 3: Mendefinisikan pengertian motif dan prinsip ekonomi
PM:
1. Pengertian motif ekonomi
UM: Motif ekonomi adalah tujuan seseorang melakukan tindakan ekonomi yang selalu memperhitungkan untung dan rugi yaitu semua keinginan yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Atau dengan pengertian lain motif ekonomi adalah suatu daya atau kekuatan yang mampu mendorong atau menggerakkan orang untuk melakukan suatu tindakan atau kegiatan ekonomi.
2. Pengertian prinsip ekonomi
UM: Prinsip ekonomi adalah pedoman melakukan tindakan ekonomi dimana di dalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal atau dengan pengorbanan sekecil-kecilnya diperoleh hasil tertentu.
IP 4: Mengidentifikasi macam-macam motif dan prinsip ekonomi
PM:
1. Macam-macam motif ekonomi
UM: Ada dua macam motif ekonomi yaitu:
a. Motif intrinsik, yaitu keinginan untuk memperoleh barang atau jasa atas kesadaran sendiri.
b. Motif ekstrinsik, yaitu keinginan untuk memperoleh barang dan jasa karena dorongan orang lain atau pihak lain.
Macam-macam motif ekonomi yang mendasari berbagai aktivitas manusia yaitu:
a) Motif memenuhi kebutuhan sendiri
b) Motif memperoleh keuntungan
c) Motif memperoleh penghargaan
d) Motif memperoleh kekuasaan
e) Motif sosial atau menolong sesame
Selain itu ada tiga motif dasar yaitu:
1) Motif kegiatan produksi
2) Motif kegiatan konsumsi
3) Motif kegiatan distribusi
Dari ketiga motif dasar itu kemudian muncul motif-motif lain yaitu:
• Motif ingin memperoleh laba
• Motif ingin memperoleh penghargaan masyarakat
• Motif ingin membantu sesame manusia
• Motif ingin memperoleh kedudukan
2. Macam-macam motif nonekonomi
UM: Motif nonekonomi adalah tujuan seseorang melakukan tindakan ekonomi yang tidak memperhitungkan untung dan rugi.
Macam-macam tindakan ekonomi yang didasari motif nonekonomi yaitu:
a. Karena tersanjung/ ingin dipuji
b. Karena baru mendapatkan arisan/ hadiah
c. Untuk menunjukkan kekayaan
3. Penerapan prinsip ekonomi
a. Penerapan prinsip ekonomi untuk produsen, yaitu dengan modal yang ada berusahah untuk memperoleh keuntungan yang maksimal atau untuk memperoleh keuntungan tertentu dengan modal yang minimal.
b. Penerapan prinsip ekonomi untuk konsumen, yaitu dengan anggaran yang tersedia berusaha untuk mencapai kepuasan yang maksimal atau untuk mencapai kepuasan tertentu berusaha dengan anggaran yang sekecil mungkin.
IP 5: Mengaplikasikan kegiatan/ tindakan ekonomi sehari-hari berdasar motif dan prinsip ekonomi
PM:
1. Motif ekonomi dari suatu tindakan ekonomi
Motif ekonomi tidak hanya mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, tetapi juga mendorong manusia untuk mencapai keinginan lainnya misalnya untuk memenuhi kebutuhan, memperoleh keuntungan, memperoleh penghargaan, memperoleh kekuasaan, motif sosial atau untuk menolong sesama.
2. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi
Dalam kegiatan konsumsi, penerapan prinsip ekonomi didorong oleh keinginan mendapatkan kepuasan maksimum atas barang dan jasa yang dimanfaatkan.
3. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi didorong oleh keinginan untuk menghasilkan barang atau jasa sebanyak-banyaknya dari sumber daya yang dimanfaatkan.
4. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan perdagangan
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan perdagangan didorong oleh keinginan mendapatkan keuntungan yangn maksimal dari kegiatan jual beli barang produksi.
IP 6: Mengidentifikasi manfaat/ pentingnya prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
PM:
Manfaat penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
1. Bagi produsen:
a. Dengan modal tertentu ia bisa mencapai keuntungan maksimal atau jika terpaksa harus menderita kerugian, kerugiannya bisa ditekan seminimal mungkin
b. Dengan dana tertentu ia bisa memproduksi barang/ jasa maksimal karena tepat dalam penggunaannya
c. Untuk memproduksi sejumlah barang tertentu bisa dengan biaya yang minimal karena tepat penggunaannya dan tidak terjadi pemborosan
2. Bagi konsumen:
a. Dengan uang yang dimiliki ia bisa mencapai tingkat kepuasan yang maksimal karena tepat dalam memilih tempat dan barang-barang apa dalam pembelajaannya
b. Untuk mencapai tingkat kepuasan tertentu ia bisa dengan dana yang minimal karena tepat dalam memilih tempat dan barang-barang apa dalam pembelanjaannya
Contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari:
Misalnya dengan memegang prinsip ekonomi maka membuat skala prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi agar semua kebutuhan relatif dapat terpenuhi dengan bijaksana dengan memperhatikan cost dan benefit atau biaya dan keuntungan.
Sabtu, 05 Juni 2010
Ekonomi mikro dan makro
Ilmu ekonomi mikro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang pembahasannya menitikberatkan pada perilaku ekonomi individu rumah tangga, perusahaan dan pasar.
Ilmu ekonomi makro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang menitikberatkan pembahasan mengenai perekonomian secara keseluruhan.
Masalah-masalah dalam ekonomi makro yaitu:
Ilmu ekonomi makro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang menitikberatkan pembahasan mengenai perekonomian secara keseluruhan.
Masalah-masalah dalam ekonomi makro yaitu:
- Penyediaan lapangan kerja dan output nasional
- Pertumbuhan ekonomi
- Stabilitas harga
Jumat, 04 Juni 2010
ilmu ekonomi
Economics is the study of how societies use scarce resources to produce valuable commodities and distribute them among different people.
Trekandung dua pertanyaan pokok yaitu:
Trekandung dua pertanyaan pokok yaitu:
- Kelangkaan sumber daya (scarce resourcees)
- Masyarakat harus menggunakan sumber daya yang langka secara efisien
Langganan:
Postingan (Atom)

